| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 2 Orang |
| Masuk |
| 14 Orang |
| Pindah |
| 2 Orang |
10 Desember 2025 17:47:59 29 Kali
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung H. M. Taufiqullah, langsung turun ke lapangan, melihat langsung jembatan Sungai Nurik di ruas jalan provinsi Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat, Rabu (10/12/2025).
Taufiqullah menyampaikan, Pemprov Lampung siap membangun kembali jembatan yang putus akibat dihantam banjir. Kesiapan tersebut disampaikan Kadis BMBK Taufiqullah di lokasi kejadian, didampingi Bupati Tubaba Novriwan Jaya, Kadis PUPR Tubaba Iwan Mursalin, sejumlah pejabat PUPR, Camat Tulangbawang Udik Iwan Setiawan, serta Kepala Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Lali Wandanar.
“Jembatan ini rusak akibat bencana dan dibangun pada tahun 80-an. Saat ini kondisinya putus total dan tidak bisa dilalui. Kami berjanji dalam 20 hari ke depan akan membangun jembatan darurat semi permanen agar masyarakat tetap dapat melintas, kegiatan ekonomi tetap berjalan, dan anak sekolah tidak terhambat. Pembangunan ini akan dibantu PUPR Tubaba dan masyarakat agar cepat selesai,” kata Taufiqullah.
Ia juga memastikan pembangunan jembatan permanen akan direalisasikan pada 2026 dan menjadi skala prioritas.
“Tahun 2026 akan kita bangun dengan mengalihkan rencana pembangunan jembatan di kabupaten lain karena kondisi ini benar-benar prioritas, putus total akibat bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tubaba Novriwan, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang bergerak cepat mengutus OPD terkait meninjau jembatan yang putus di ruas Panaragan Jaya–Karta tersebut.
“Kami atas nama pribadi, Pemkab Tubaba, dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Lampung atas gerak cepatnya memperbaiki sarana transportasi di Tubaba, khususnya jembatan Way Nurik ini,” ujarnya.
Bupati juga mengajak aparatur tiyuh dan masyarakat untuk bergotong royong membantu pembangunan jembatan darurat agar akses bisa segera pulih.
“Kalau perkiraan Pak Kadis BMBK 20 hari, harapannya dengan bantuan pemerintah daerah dan masyarakat Tiyuh, sebelum 20 hari jembatan darurat sudah berdiri dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” pungkasnya.
Untuk artikel ini
| Hari | Mulai | Selesai |
|---|---|---|
Senin |
08:00:00 | 15:00:00 |
Selasa |
08:00:00 | 15:00:00 |
Rabu |
08:00:00 | 15:00:00 |
Kamis |
08:00:00 | 15:00:00 |
Jumat |
08:00:00 | 11:00:00 |
Sabtu |
Libur | |
Minggu |
Libur | |