| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 0 Orang |
| Masuk |
| 0 Orang |
| Pindah |
| 0 Orang |
| Kelahiran |
| 0 Orang |
| Kematian |
| 2 Orang |
| Masuk |
| 14 Orang |
| Pindah |
| 2 Orang |
25 Desember 2025 11:55:05 29 Kali
Menjelang tutup Tahun 2025, Pemerintah Tiyuh (Desa) Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung, menggenjot peningkatan kapasitas aparatur Tiyuh guna memperkuat kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Tiyuh yang digelar di Balai Tiyuh Gunung Katun Tanjungan pada Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah daerah dan kecamatan, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (PMT) Tubaba Sofiyan Nur, S.Sos., M.I.P., Kepala Bagian Hukum Setdakab Tubaba Budi Sugianto, S.H., serta Camat Tulang Bawang Udik Iwan Setiawan, S.H., M.H.
Kepala Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily, mengatakan peningkatan kapasitas aparatur menjadi agenda penting di penghujung tahun agar seluruh perangkat Tiyuh memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi.
“Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas kinerja aparatur agar bisa bekerja sesuai dengan bidang dan tupoksi masing-masing, baik kepala suku, kasi, kaur, juru tulis, maupun kepala Tiyuh,” ujar Laily kepada media, Kamis (25/12/2025).
Selain penguatan sumber daya aparatur, Pemerintah Tiyuh Gunung Katun Tanjungan juga merealisasikan sejumlah program yang bersumber dari Dana Desa (DD) menjelang akhir tahun anggaran 2025. Program tersebut meliputi penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), beasiswa, pemberian insentif, serta honorarium bagi tenaga pendukung pelayanan masyarakat.
Realisasi anggaran tersebut di antaranya beasiswa pondok pesantren untuk tiga siswa sebesar Rp2.010.000, honor operator dua orang Rp1.500.000, tenaga kebersihan empat orang Rp550.000, guru PAUD sembilan orang Rp3.150.000, guru ngaji sepuluh orang Rp2.000.000, pengurus jenazah delapan orang Rp600.000, marbot masjid Rp600.000, Linmas sembilan orang Rp900.000, bidan desa dua orang Rp700.000, kader Posyandu ILP 29 orang Rp2.900.000, kader KPM satu orang Rp200.000, serta BLT untuk delapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp2.400.000.
Laily menegaskan, seluruh kegiatan dan penyaluran anggaran tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Tiyuh dalam memastikan Dana Desa dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Pemerintah Tiyuh berupaya menutup tahun anggaran dengan program yang benar-benar berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat, serta memanfaatkan DD sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Untuk artikel ini
| Hari | Mulai | Selesai |
|---|---|---|
Senin |
08:00:00 | 15:00:00 |
Selasa |
08:00:00 | 15:00:00 |
Rabu |
08:00:00 | 15:00:00 |
Kamis |
08:00:00 | 15:00:00 |
Jumat |
08:00:00 | 11:00:00 |
Sabtu |
Libur | |
Minggu |
Libur | |